Testimoni

cairan penambal ban anti  ranjau paku

TESTIMONI

Sinta di Wonosobo :
“Saya tertarik memakai VionSeal karena sering perjalanan pulang pergi Jogja – Wonosobo melewati jalan yang sangat sepi dan
jaraknya lumayan jauh. Dan kalau malam hari jarang ada tukang tambal ban yang buka…bisa dibayangkan khan resikonya apalagi
untuk saya sebagai seorang cewek. Setelah memakai Vionseal saya merasa Aman dan nyaman tidak lagi takut kalau ban bocor
dijalan.

Hendro di Bantul :
“Ban belakang motorku pernah ketika parkir di Malioboro tiba-tiba kempes sewaktu jalan-jalan bersama keluarga, waktu itu
sudah menjelang maghrib akhirnya saya putuskan dicoba isi angin di tukang tambal ban. Saya lihat ketika selesai dipompa
cairan vionsealnya sempat keluar sedikit kemudian saya putar ban sekali pakai tangan aja dan alhamdulillah akhirnya nutup
sendiri. Kemudian saya berboncengan dengan istri dan 2 anak langsung berangkat pulang sampai di rumah dengan kondisi ban
tetap tidak kempes. Benar-benar tertambal otomatis tanpa harus bongkar ban.”

Alex di Surabaya :
“Saya sengaja datang ke acara Rekor MURI 125 Motor Melewati Ranjau Paku Tanpa Bocor karena diundang teman dan untuk
menyaksikan serta menguji langsung ranjau paku dengan motor saya sendiri yang bannya sudah diisi vionseal oleh panitia
(padahal kondisi ban-dalam pernah ditambal), bahkan setelah melewati ranjau paku motor saya juga diuji lagi keliling dengan
berboncengan, dan hasilnya alhamdulillah sangat memuaskan VionSeal memang terbukti mampu menambal otomatis. Saya sangat
menyarankan khususnya para motoris yang sering traveling ataupun para pekerja yang kebanyakan datang dari luar wilayah
Surabaya untuk memakainya agar terhindar dari resiko di perjalanan”

Purwanto Surabaya :
“Saya pernah menguji kekuatan ranjau paku untuk mengukur kira-kira bisa kuat sampai terlintasi berapa motor dalam rangka
persiapan acara Rekor MURI, dan alhamdulillah motorku yang dipakai demo melintasi ranjau paku hingga kurang lebih 3x ga ada
masalah pada ban alias tanpa bocor. Saya juga pernah uji pulang pergi rumah setiap hari ke kantor dengan paku tertancap terus
di ban motor hingga lebih 7 hari dan sengaja tidak dicabut, hasilnya luar biasa ban tetep normal/ tidak kempes selama
permukaan paku tersebut rata dengan ban sehingga menyebabkan ban tidak robek.”

Advertisements